Riezka Rahmatiana: Melangkah Dari Paling Bawah


Riezka Rahmatiana: Melangkah Dari Paling BawahMeski ditentang orang tuanya, diolok-olok rekan kerjanya, bahkan sempat di tipu rekan bisnisnya, Riezka Rahmatiana pantang menyerah dan terus berusaha, inovasi dan kemitraan menjadi kunci suksesnya untuk mengembangkan bisnis “Saya bermimpi bangsa ini bangkit bersama sehingga kemiskinan tak ada lagi.” Katanya.

SIAPA BILANG BISNIS harus dimulai dengan modal besar? Riezka Rahmatiana, 23 tahun, telah membuktikannya. Ia memulai usahanya hanya dengan mengandalkan uang jajannya sebagai modal awal, sekitar Rp 150.000. “Saya memulainya dari paling bawah, dengan berjualan pulsa elektronik,” ujar gadis berdarah India kelahiran Mataram, Lombok, Nusa Tenggara Barat, 21 Maret 1986 ini.

Target pasarnya adalah rekan-rekan kuliahnya sendiri. Ternyata peminat pulsanya begitu banyak. “Tak sampai dua jam, deposit pulsa saya sudah habis,” katanya. Hasil penjualan ini langsung diputarkannya untuk membeli deposit kembali, sehingga lama kelamaan jumlah depositnya ternus bertambah. Bahkan ia bisa membuka outlet pulsa elektronik, fisik, dan kartu perdana yang diberinya nama Ezka Cell, di Jl. Raflesia H7, Perumahan Antapani, Bandung.

Kali ini target pasarnya adalah orang-orang yang satu komplek perumahan dengannya. Lagi-lagi hasilnya mengejutkan, omzetnya dalam sebulan bisa mencapai Rp 9.600.000. Sadar akan besarnya potensi bisnis pulsa ini Riezka pun berani mengibarkan bendera usaha. Pada 26 Maret 2007 ia mendirikan bendera CV Ezka Giga Pratama, perusahaan yang bergerak dalam bidang perdagangan dan jasa. Dari berdagang pulsa ia ‘naik pangkat’ dipercaya menjadi master pulsa yangmengelola server pulsa elektronik yang membawahi sejumlah agen dan outlet-outlet kecil.

Pelan tapi pasti bisnisnya terus merayap naik. Satu per satu bidang usaha dirambahnya. Karena tempat usaha pulsanya yang berada di komplek ramai didatangi konsumen salah seorang rekan bisnisnya mengajak bekerja sama di bidang laundry & dry clean dengan pola bagi hasil. Pada awalnya ia sempat ragu apakah jasa ini dibutuhkan, mengingat umumnya tiap rumah telah memiliki pembantu rumah tangga. Namun setelah mengamati sejumlah gerai laundry & dry clean di kompleks perumahan lainnya, ia mem­beranikan diri masuk ke sektor ini. Maka, tahun itu, Riezka membuka gerai Prima Laundry. Di luar dugaan, “Di bulan pertama saya bisa mendapat bagian bersih Rp 2 juta,” katanya.

Dari berdagang pulsa ia ‘naik pangkat’ dipercaya menjadi mas­ter pulsa yang mengelola serves pulsa elektronik yang membawahi sejumlah agen dan outlet-outlet kecil.

Pada tahun berikutnya, Maret 2008, Riezka kembali melebarkan usahanya dengan mencoba merambah ke usaha makanan dan minuman. Menurut buku-buku yang dibacanya, margin keuntungan di usaha ma­kanan dan minuman bisa mencapai 50% lebih. Maka ia pun menyewa ruang di Food Court & Cafe di daerah Cihampelas, Bandung, dan mem­buka kafe D’Green House. Di sins ia menyajikan aneka macam makanan dan minuman. Sayang, usaha ini kandas karena omzet sangat minim.

BACA JUGA:

  • Gambaran Mengenai Bahasa Hukum Kontrak BisnisGambaran Mengenai Bahasa Hukum Kontrak Bisnis
    Anda tidak akan lepas dari apa yang namanya perjanjian usaha selama anda melakukan bisnis. Entah dengan investor, dengan supplier atau dengan rekan bisnis satu tim anda. Paling tidak anda mempunyai s...

Kategori Kewirausahaan :: Kata Kunci: , , kelemahan sistem conter pulsa, analisis swot berbisnis jualan, mengatur laba pulsa, perincian membangun usaha loundry, rincian biaya jualan pulsa, pengertian rekan bisnis, Strategi jual pulsa dirumah, makalah mengenai kegiatan bisnis pulsa, Laporan keuangan rencana bisnis pulsa, Laporan keuangan business plan pulsa, keuntungan dan kerugian bisnis pulsa, swot bisnis laundry, kelebihan dari jualan pulsa, contoh wawancara tentang perdagangan, contoh wawancara penjual pulsa, analisis swot pada perusahaan laundry, arus kas jual pulsa, cara agar konter pulsa menarik, Cara manajemen pembukuan usaha jualan pulsa, cara mengetahui untung jual plsa, contoh analisis swot perusahaan laundry, contoh disain konter biar menarik, contoh laporan usaha jual pulsa, contoh makalah analisis swot bisnis mie ayam, contoh pembukuan juala pulsa0 Komentar