Saptuari Sugiharto: Carilah Struktur Biaya Yang Rendah

Carilah Struktur Biaya Yang Rendah Berwirausaha bukan bergaya hidup. Kalau bergaya hidup Anda menghabiskan uang. Dalam berwirau­saha Anda mengurangi pengeluaran dan mendatangkan penghasltan.

Rhenald Kasali

 

SEMAKIN BANYAK ORANG yang ingin berwirausaha, se­makin keras persaingan dan akan semakin sulit ruang gerak Anda bermanuver. Anda dituntut lebih kreatif, lebih cepat merespons kebutuhan pasar. Namun satu hal yang sangat penting, milikilah struktur biaya yang efisien.

Setiap usahawan dapat menjual suatu produk atau jasa dengan harga yang sama dengan pesaingnya karena mereka hanya mengikuti harga yang ditentukan pasar (market price). Yang membedakan sesama pedagang/ pengusaha hanya satu, yaitu struktur biaya. Masing­-masing orang membeli bahan baku dari sumber yang berbeda-beda dengan cara yang tidak sama.

Namun sekalipun sumbernya sama–manajemen, kepemimpinan, lokasi, budaya, tertib administrasi, karyawan, dan penataan usaha – berbeda-beda. Semua itu sangat menentukan struktur biaya masing-masing, sehingga yang satu bisa bertahan (survive) dan sukses (untung), sedang yang lain tidak bisa bertahan sekalipun penjualannya lebih bagus (karena biaya-biayanya juga besar).

Beberapa tip berikut ini dapat Anda gunakan:

  • Pilihlah lokasi pada tempat yang memungkinkan Anda beroperasi dengan biaya rendah. Sarni melakukannya dari Yogya yang kombinasi biayanya rendah sehingga didapat cost yang efisien. Bahan baku, upah tenaga kerja, biaya sewa kantor, dan biaya-biaya lainnya, Yogya relatif lebih murah.
  • Cari lokasi yang memiliki sumber daya memadai. Misalnya adanya sekolah yang spesifik yang mungkinkan Anda mendapatkan SDM yang berkualitas, dan banyak bahan baku, industri penopang, infrastruktur dan sebagainya.
  • Bangunlah sistem kerja yang tertata rapi sehingga semua orang bisa saling menggantikan.

 

Beranilah merekrut orang-orang bagus, tahan banting dan jujur. Karena mereka akan bekerja dengan baik untuk Anda.

Rhenald Kasali

 

  • Cegah pemborosan dan kebocoran-kebocoran dengan sistem dan tata nilai.
  • Belajarlah dari masa lalu, produksi yang kemarin. Niscaya Anda akan mendapatkan keahlian baru dan pengurangan kesalahan.
  • Beranilah merekrut orang-orang bagus, tahan banting dan jujur. Karena mereka akan bekerja dengan baik untuk Anda.
  • Carilah bahan-bahan pengganti atau alternatif yang lebih baik, lebih cepat, dan lebih murah. Setiap saat dunia ini selalu dipenuhi inovasi-inovasi baru.

Sumber Buku: Wirausaha Muda Mandiri