Kartel dan Modelnya


Kartel merupakan persekutuan antara beberapa perusahaan sejenis dalam sebuah perjanjian tertentu. Masing-masing perusahaan tetap berdiri sendiri tetapi mempunyai kedudukan yang sama. Selain itu, mereka sewaktu-waktu dapat membatalkan perjanjian yang telah disepakati apabila mereka menginginkannya. Mereka terikat pada semua poin yang tercantum pada perjanjian. Di luar itu, mereka bebas bertindak.

Ngomong-ngomong, anda bisa baca artikel saya mengenai bahasa hukum kontrak jika anda berurusan dengan perjanjian-perjanjian bisnis. Ok, saya lanjutkan… Kalau dilihat dari macam perjanjiannya, model kartel ini dibagi menjadi 5, yaitu :

1. Kartel Daerah
Jika anda terlibat perjanjian dengan model kartel daerah, perusahaan anda tidak diperbolehkan menjual barang ke daerah lain yang dikuasai oleh anggota kartel yang lainnya. Dalam kartel daerah, daerah pemasarannya dibagi berdasarkan kesepakatan perjanjian. Jadi intinya, anda hanya boleh memasarkan barang anda di daerah “kekuasaan” anda saja.

2. Kartel Produksi
Dalam model kartel produksi, perusahaan-perusahaan yang terlibat mengadakan perjanjian untuk menentukan luas produksinya masing-masing.

3. Kartel Kondisi
Dikatakan model kartel kondisi karena perjanjiannya dibentuk atas dasar syarat-syarat penjualan. Termasuk diantaranya adalah syarat penyerahan barang, tempat penjualan, penjualan tunai atau kredit, pemberian potongan dan sebagainya.

4. Kartel Pembagian Laba
Kalau perusahaan anda ingin masuk ke dalam model kartel yang satu ini, anda harus siap-siap “berbagi laba” dengan perusahaan yang lain. Perjanjian dalam model kartel seperti ini biasanya menentukan cara pembagian dan besarnya laba yang harus diterima oleh masing-masing anggotanya. Laba dapat dibagi berdasarkan besarnya volume penjualan yang dicapai oleh setiap anggota.

5. Kartel Harga
Model kartel harga dilakukan jika perusahaan ingin mengurangi tingkat persaingan harga dengan kompetitor. Dalam model kartel harga, perjanjian yang diadakan meliputi penentuan harga minimum dari barang-barang yang dijual. Jadi jika anda mengikuti perjanjian model kartel harga, anda tidak akan jor-joran perang harga dengan kompetitor.


BACA JUGA TIPS WIRAUSAHA BERIKUT INI:

Tips Sukses Berbisnis Ayam Potong

Kebutuhan masyarakat akan daging ayam terus meningkat. Peningkatan minat masyarakat terhadap ayam potong (broiler) menyebabkan peningkatan produksi ternak ayam potong. Sayangnya tidak semua peternak ayam potong mampu mengelola peluang ini dengan baik sehingga mereka harus menutup usahanya. Berbisnis ayam potong, Anda harus memperhatikan beberapa faktor yang menentukan keberhasilan Anda menjalankan bisnis ini. Berikut ini tips […]

Bob Sadino dan Celana Pendeknya

TIPWIRAUSAHA.COM – Pengusaha nyentrik ini punya ciri khas sendiri yang membuatnya beda dari yang lainnya. Jika kebanyakan pengusaha tampil rapi dengan stelan jas, pria berusia 75 tahun ini sangat mudah dikenali dari penampilannya yang hanya mengenakan kemeja putih dan celana pendeknya. Bob Sadino atau yang akrab disapa dengan panggilan Om Bob adalah seorang enterpreneur yang […]

Melirik Bisnis Mukena Selama Ramadan

TIPSWIRAUSAHA.COM – Bulan Ramadan bulan seribu berkah, bulan suci ini memang membawa berkah untuk semua orang tanpa terkecuali pedagang mukena. Menyambut datangnya bulan suci Ramadan, setiap orang ingin berbenah diri dalam menyambutnya. Termasuk membenahi peralatan sholat untuk sholat tarawih dan berlebaran nanti. Datangnya bulan suci Ramadan, membawa keuntungan yang berlipat ganda bagi penjual mukena. Peralatan […]

Kategori Info Bisnis :: Kata Kunci: , , , fungsi kartel0 Komentar

Artikel Populer Hari Ini

Baca Artikel Kami via Email

Daftarkan email Anda dan dapatkan kiriman artikel dan info bisnis terbaru dari kami. GRATIS!
** Cek email Anda untuk konfirmasi layanan ini.

Minyak Tawon Asli Makassar

Anda butuh minyak tawon asli Makassar? Kami adalah agen resmi minyak tawon PT Tawon Jaya Makassar. Tersedia minyak tawon tutup putih dan minyak tawon tutup merah asli dengan harga terjangkau!